Aceh Benteng Islam di Indonesia

Gema JUMAT, 18 Desember 2015 Provinsi Aceh yang saat ini menerapkan aturan syariat Islam diharapkan menjadi benteng dari Islam di Indonesia. Sementara penerapan Qanun Hukum Jinayah suatu saat juga diharapkan menjadi barometer hukum positif seluruh pidana yang ada di provinsi itu. Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin), Dr. H. … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 18 Desember 2015
Provinsi Aceh yang saat ini menerapkan aturan syariat Islam diharapkan menjadi benteng dari Islam di Indonesia. Sementara penerapan Qanun Hukum Jinayah suatu saat juga diharapkan menjadi barometer hukum positif seluruh pidana yang ada di provinsi itu.
Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin), Dr. H. Ali Mocthar Ngabalin, MA saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (16/12) malam.
Pengajian KWPSI sendiri diikuti oleh jurnalis lintas media, kalangan dayah, mahasiswa, Anggota DPRA seperti Bardan Sahidi, Sulaiman Abda, Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh, Dr Bustami Usman, Direktur Syariah dan SDM Bank Aceh, Haizir Sulaiman dan kalangan akademisi perguruan tinggi.
“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Aceh yang menerapkan syariat Islam. Saat ini Aceh adalah harapan dan benteng Islam di Indonesia,” ujar Ali Mochtar Ngabalin.
Dalam pengajian yang dimoderatori oUstaz Umar Rafsanjani Lc, MA ini, Mocthar Ngabalin juga menyerukan umat Islam untuk kembali total dalam kehidupan Islam karena memang hanya dengan jalan Islam kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat bisa diraih.
“Mulai sekarang, biasakan diri kita dengan kehidupan yang shalih. Hentikan semua kegiatan saat azan berkumandang, hentikan sogok menyogok. Bangunlah di tengah larut malam untuk shalat tahajjud di saat orang lain sedang tidur, maka setelah itu lihatlah terjadinya perubahan dratis dalam konteks pribadi kita dan bangsa ini, “ ajak Mocthar Ngabalin yang juga mantan Anggota DPR-RI periode 2004-2009 ini.
Alumni Universitas Al-Azhar ini juga mengupas banyak hal yang berkaitan dengan penerapan syariat dan hukum Islam di Aceh. Jika hukum Allah sudah diterapkan, maka masyarakat kita di Aceh haruslah siap dengan segala konsekwensinya hanya tunduk dan patuh kepada Allah Swt semata.
“Pemandunya adalah Li i’lai Kalimatillah, selu berjuang dan meninggikan syariat Allah Swt di Bumi Aceh. Jika kita menolong agama Allah, maka yakinlah pasti akan menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa kepadaNya,” jelasnya.
Mochtar Ngabalin menjelaskan, tugas memperjuangkan syariat Islam ini tegak adalah kewajiban setiap pribadi muslim. Mottonya adalah, jika ada seribu, seratus, sepuluh, bahkan satu orang sekalipun yang ikut memperjuangkan syariat ini, maka kita harus termasuk salah satu di di dalamnya.
Terkait dengan pemberlakuan Qanun Hukum Jinayat di Aceh sejak 23 Oktober lalu, Dr. Ali Mochtar Ngabalin berharap, agar hukum Islam ini bisa menjadi hukum positif terhadap semua tindak pidana lainnya di Tanah Rencong. (rel/SMH)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Peran Strategis Remaja Masjid

Remaja Masjid di Aceh semakin dikenal publik sejak tahun 80-an. Dikenal karena masjid-masjid membentuk organisasi remaja masjid dan melakukan berbagai kegiatan keislaman. Diantara inisiator pembentukannya

Ini Jadwal Safari Ramadhan Pemko Banda Aceh

Banda Aceh (Gema) -Pemerintah Kota Banda Aceh memulai safari Ramadan di Masjid Agung Al-Makmur, Lampriet, Senin (29/5) malam. Tim Safari ini dipimpin langsung oleh Wakil

Iskada Gelar Seminar Syariat Islam

Banda Aceh (Gema) – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Siswa Kader Dakwah ( (DPW Iskada) menggelar seminar sehari tentang syariat Islam dengan tema Syariat Islam di

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman