Aceh Siap Menggelar PIN Desa/Kelurahan Perdana dan Gelar TTG Nasional XVII

Gema JUMAT, 2 Oktober 2015 Oleh : NA Ria Ison Drs. Zulkifli Hs, MM, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Aceh Bila kita melintas di depan Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh dan menyempatkan diri masuk ke dalamnya, maka terlihat kesibukan yang luar biasa. Sejumlah panggung dan tenda ukuran besar telah berdiri berjejer. Panggung spektakuler dan setting lampu … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 2 Oktober 2015
Oleh : NA Ria Ison
Drs. Zulkifli Hs, MM, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Aceh
Bila kita melintas di depan Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh dan menyempatkan diri masuk ke dalamnya, maka terlihat kesibukan yang luar biasa. Sejumlah panggung dan tenda ukuran besar telah berdiri berjejer. Panggung spektakuler dan setting lampu di tengah lapa ngan stadion utama pun hampir selesai dikerjakan. Di stadion kebanggaan rakyat Aceh inilah menjadi pusat kegiatan akbar tersebut. Terakhir kegiatan melibatkan peserta dalam jumlah besar di Aceh adalah MTQ Nasional 1981, yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman.
“Insya Allah, sehari sebelum pembukaan PIN Desa/Kelurahan I dan Gelar TTG Nasional XVII semua persiapan selesai,” sebut Zulkifli Hs, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM Aceh) yang juga sebagai Sekretaris Pani- tia. Bertindak sebagai Ketua, Asisten II Setdaprov Aceh, Azhari.
Berbagai persiapan seperti sarana dan prasarana, akomodasi, objek wisata dan kuliner juga terus dipacu penyelesaiannya.
Zulkifli yang biasa disapa dengan panggilan akrab Cek Jol mengatakan pembukaan akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, pada Kamis, 8 Oktober mendatang. Diperkirakan turut hadir sepuluh menteri, para gubernur, ketua DPR provinsi, ketua BPM, walikota/bupati beserta rombongan lainnya dari seluruh Indonesia.
“Ada yang ber- beda TTG kali ini, untuk pertama kalinya akan disandingkan dengan Pekan Inovasi Nasional Desa/Kelurahan,” tambah suami dari Siti Raihani ini.
Lebih lanjut, mantan Pj. Walikota Sabang ini menjelaskan bahwa perhelatan akbar akan ditutup Menteri Dalam Negeri pada 12 Oktober dengan menyuguhkan sejumlah agenda utama seperti, hasil inovasi gampong terbaik, alat teknologi unggulan, pameran, panggung hiburan rakyat, dan acara menarik lainnya.
“Di penghujung acara akan dilaksanakan pemberian penghargaan kepada juara pos pelayanan teknologi (Posyantek) terbaik dan juara inovasi TTG terbaik tingkat nasional serta pemberian penghargaan lmba desa upakarya wanua nugraha kepada gubernur dan walikota/bupati,” tambah laki-laki kelahiran Ie Alang-Indrapuri, 10 Maret 1957 ini.
Kepastian penunjukan Aceh sebagai tuan rumah dalam forum menggali gagasan dan pemikiran inovatif dalam penyusunan kebijakan pemerintahan, pembinaan, pemban gunan dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan suara aklamasi saat kegiatan yang sama di Padang, Sumatera Barat tahun 2013. Lalu pada TTG Nasional XVI tahun 2014 di Sama- rinda, Kalimantan Timur, Aceh dianggap patut dan ditetapkan sebagai penyelenggara TTG XVII tahun 2015.
Untuk sukses acara yang menelan biaya besar itu, sejumlah faktor pendukung seperti pelibatan aktif seluruh komponen pimpinan daerah, kepala SKPA, BUMN, BUMD, asosiasi pengusaha seperti jasa perhotelan, catering, transportasi, usaha mikro, kecil dan menengah. Untuk mengantisipasi kekurangan penginapan resmi, panitia juga memanfaatkan rumah warga yang layak huni dan terinventarisir.
“Walau mengeluarkan dana tidak sedikit, insya Allah lebih banyak nilai positif yang didapat rakyat Aceh. Apabila kegiatan sukses, bisa mengharumkan nama Aceh di tingkat Nasional,” jelas Sekretaris Dewan Masjid Indonesia Aceh ini. Ia begitu optimis karena dalam hati warga Aceh demikian tertanam nilai luhur dalam memuliakan tamu, “peumulia jamee adat geutanyo”.
Perolehan positif lainnya, dengan akan meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat Aceh khususnya di bidang wisata, kuliner, perhotelan, cinderamata, giok atau gemstone dan lainnya.
Peserta juga akan dimanjakan dengan berwisata religi dan tsunami yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar serta mengunjungi Pulau Sabang untuk menjejakkan kakinya di Kilometer O, titik paling barat nusantara.
Masih menurut penggemar olah raga bulu tangkis dan penyuka sie manok dan masam keueng ini panitia telah memberikan pembekalan terhadap Liaison Officer (LO) selaku penghubung dan petugas pendampingan yang merupakan utusan dari SKPA dan biro-biro dalam Pemerintahan Aceh bagi peserta dari kementerian dan utusan provinsi yang seluruh Indonesia.
Rasanya tak sabar, Gubernur Aceh, panitia, LO, EO dan seluruh pihak yang terlibat dalam rangka sukseskan PIN I dan Gelar TTG XVII tahun 2015 di Aceh segera berlangsung. Dengan penuh rindu, semua menunggu saudaranya kembali dari perantauan tanah air ke Bumi Serambi Mekkah.

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Jangan Mudah Terprovokasi

GEMA JUMAT, 11 OKTOBER 2019 Oleh: Sayed Muhammad Husen KH Ma’ruf Amin mengingatkan pentingnya kesantunan dan keramahan dalam bermedia sosial. Selain itu, ia mengimbau warganet

Sikap Tawadhu’

GEMA JUMAT, 9 NOVEMBER 2018 Oleh H. Basri A. Bakar “Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku untuk memiliki sifat tawadhu’. Janganlah seseorang menyombongkan diri (berbangga diri)

Kondisi dan Sifat Hewan Qurban

Oleh Prof. Dr. H. Zainal Abidin Alawy, MA, Penceramah Masjid Raya Baiturrahman Dari Al Barra’ bin Azib r.a. sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : 4 jenis

Kepemimpinan Perempuan

Oleh : Nurjannah, M.Si (Dosen Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh) Dilema kepemimpinan perempuan masih menjadi issu hangat yang menarik dibicarakan di dalam lingkungan masyarakat.

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman