Berwira usaha Ala Nabi

Gema JUMAT, 28 Agustus 2015 Oleh : Murizal Hamzah Dunia panik dengan hentakan ekonomi. Ada negara yang sudah terpuruk menghadapi permainan ekonomi. Hal serupa juga terjadi di Indonesia. Dalam pekan ini, dolar Amerika di Tanah Air sudah di angka Rp 14.000. Bagi warga yang memiliki dolar Amerika, inilah saatnya mencari laba dengan menjual dolar. Tentu … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 28 Agustus 2015
Oleh : Murizal Hamzah
Dunia panik dengan hentakan ekonomi. Ada negara yang sudah terpuruk menghadapi permainan ekonomi. Hal serupa juga terjadi di Indonesia.
Dalam pekan ini, dolar Amerika di Tanah Air sudah di angka Rp 14.000. Bagi warga yang memiliki dolar Amerika, inilah saatnya mencari laba dengan menjual dolar. Tentu saja, ini keuntungan besar sebab bisa saja membeli dolar pada harga Rp 9.000. Bagaimana hukum menurut Islam memperdagangaka mata uang dengan tujuan mencari untung ketika hargatinggi?Silakanb ertanya kepada teungku-teungku yang paham moneter.
Harga dolar yang dari hari kehari semakin membumbung pada suatu sisi adalah keuntungan bagi pelaku pembisnis ekspor. Sebaliknya, yang mengimpor bahan baku atau barang, maka ini semakin menyedihkan. Tidak diragukan lagi, menjadi pengusaha atau wira rusaha adalah salah satu pekerjaan halal yang mulia.
Sejatinya menjadi wira usaha adalah kerja para Nabi sahabat-sahabatnya.
Dalam Islam, ada ungkapan untuk memotivasi umat menjadi pedagang yakni “Hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu rezeki.”
Kita paham, Nabi Mu- hammad SAW adalah se- orang pengusaha.Modal utama dan besar Rasulullah menjadi pengusaha yakni kejujuran, pandaidanke- gigihan.dari dulu hingga kini, ternyata uang bukan hal yang berada di urutan pertama sebagai syarat menjadi pengusaha. Ada modal yang penting yakni integritas kepercayaan, ke- mahiran serta pantang menyerah.“Pedagang yang beramanah dan dapat dipercayaakan bersama orang yang mati syahid nanti di akherat” (Riwayat Ibnu Majahdan Al-Hakim).
Selain Rasulullah yang jadi pedagang, sahabat- sahabatnya juga berprofesi di jalur bisnis. Sebut saja Abubakar, Umar, Ustaman,
Abdurrahman bin Auf dansebagainya. Nabi Muhammad memulai usaha dengan modal kepercayaan dari Khadijah sehingga bisnis tersebut meluas dan Rasulullah terkenal keseluruh pelosok negeri bahkan keluar negeri.
Demikian juga Abdurrahman yang mencontohi Rasulullah sehingga menjadi pengusaha sukses. Dengan kekayaan yang dimilikinya, konglomerat itu menyumbangkan palingkurang 700 unta untuk dibagikan, serta memberikan 500 kuda perang untuk tentara Islam.
Tidakdiragukanlagi, umat Islam mestibermen- talwirausahaataumemilikinaluribisnis yang mengan- tarnyakesurga. Peluangmenjadihartawan yang der- mawancenderungdimilikiolehsosokpedagang.Padadimensilain, pengusaha yang jujurakanterus di- doakanolehratusanhingga
ribuankaryawannyabeser- ta keluargaperusahaan.
Dapat disimpulkan mental wirausaha yang dipraketkanolehRasu- lullahantaralainsemangatkerja yang tinggi. Tidak ada waktu untuk berleha-leha setelah sebuah pekerjaan atau proyek selesai. Quran menyebutkan, “Maka apa- bila kamu telah selesai melakukan dan suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.”
Kemudian, memanfaatkan waktu semaksimal mungkin. Memiliki manajemen baik. Al-Quran memerintahkan umat untuk melakukan pencatatan terhadap setiap transaksi yakni “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menulis- kannya dengan benar. Dan janganlah penuli senggan menuliskan sebagaimana Allah telah mengajarkan- nya.” Menjadi pengusaha yang kaya dan shaleh adalah sebuah cita-cita mulia yang sejalan dengan syariat. Jadilahumat yang memberi bukan menerima.
Paling kurang, tidak menjadi umat pengemis atau berutang.

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Gampong Syariah Sumber Inspirasi

Sayed Muhammad Husen Ada pertanyaan menarik ketika awal formalisasi pelaksanaan syariat Islam di Aceh: dari mana kita memulainya? Salah satu jawabannya: kita mulai dari gampong,

URGENSI MENGENAL KISAH-KISAH DALAM AL-QUR’AN

GEMA JUMAT, 13 JULI 2018 Al-Qur`an merupakan petunjuk bagi manusia, artinya semua yang disampaikannya merupakan pesan dan nasihat-nasihat sehingga menjadi suatu kesatuan yang tidak terpisahkan

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman