Damai dalam Bingkai Islam

Gema JUMAT, 14 Agustus 2015 Oleh Nurjannah Usman INDONeSIA menagatakan dengan sebutan ‘damai’, orang barat mengatakan dengan sebutan ‘peace’, laluIndia menyebutkan dengan ‘snamaste’, orang arab mengatakan salama  yang berarti selamat dan juga‘silm dan salam’ yang bermakna damai. Disini tentunya kita dapat mengatakan bahwa disemua negara, suku dan bahkan didunia ini membutuhkan damai. Tanpa kedamaian tentunya … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 14 Agustus 2015

Nurjannah Usman
Nurjannah Usman

Oleh Nurjannah Usman
INDONeSIA menagatakan dengan sebutan ‘damai’, orang barat mengatakan dengan sebutan ‘peace’, laluIndia menyebutkan dengan ‘snamaste’, orang arab mengatakan salama  yang berarti selamat dan juga‘silm dan salam’ yang bermakna damai. Disini tentunya kita dapat mengatakan bahwa disemua negara, suku dan bahkan didunia ini membutuhkan damai.
Tanpa kedamaian tentunya hidup tidak akan tenteram sebagaimana diharapkan. Lalu timbul pertanyaan bagi kita siapa yang menjaga kedamaian dimuka bumi ini? Tentunya manusia yang telah dianugrah aqal dan nafsu dijadikan khalifah dimuka bumi ini dalam bingkai Islam yang kuat.
Damai merupakan salah satu ciri utama agama Islam, Allah yang menciptakan segala sesuatu berdasarkan kehendak-Nya semata. Semua ciptaanNya adalah baik dan serasi, sehingga tidak mungkin kebaikan dan keserasian itu mengantar kepada kekacauan dan pertentangan. Dari sini bermula kedamaian antara seluruh ciptaanNya.
Allah menciptakan damai dimuka bumi ini dengan menurunkan Nabi Muhammad SAW dengan Islam yang dibawanya menjadi “penyelamat” di dunia sebagaiRahmatan Lil Alamien, oleh karenanya setiap ajaran Islam memiliki nilai kebenaran yang tidak diragukan lagi. Ia berusaha menciptakan perdamaian di bumi sehingga umat manusia dan seluruh makhluk Allah dapat hidup sejahtera.
Lalu  sekarang ini kenapa terjadinya kehancuran, perang sesama muslim dan bahkan perang saudara dimana-mana, karena manusia sendiri sudah lalai dalam menjaga ajaran Islam sebagai agama yang benar dan damai. Allah secara jelas telah menerangkan dalam Alquran QS.25:19 dinyatakan bahwa Islam datang sebagai agama yang membawa misi perdamaian dan dengan tegas mengharamkan kepada umat manusia melakukan kedzaliman, kapan dan dimana saja.
Itu menjadi pedoman bagi kita, yang bahwa dalam ayat lain Allah juga telah menerangkan, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangantangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (QS ar-Rum [30]: 41).
Dimana jika dibumi terjadi berbagai macam peristiwa kekerasan, khususnya Indonesia kekerasan terjadi cukup beragam, mulai dari penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah sampai pada kekerasan yang mengatasnamakan agama, dan bahkan kekerasan yang dilakukan oleh sesama individu seperti berzina, mencuri, membunuh dan sebagainya.
Kasus diatas menjadi tugas kita bersama dalam menjaga perdamaian dalam bingkai Islam yaitu dengan cara melaksanakan ajaran Islam ataupun bagi non muslim tetapmenjaga kedamaian menurut agamanya. Cara Islam menjaga perdamaian dengan hidup rukun, saling membantu dan melarang berbuat dzalim kepada umat lain, keduamenjaga harta benda tidak boleh orang lain mengganggu harta benda yang bukan miliknya, Ketigamenjaga jiwa dan kehormatan. Keempat, menjaga kebebasan berpikir, Kelimamenjaga keturunan.
Tentunya Kelima hal diatas dapat menjadi pegangan bagi kita dalam mewujudkan damai di negeri ini. Dengan demikian Insya Allah perdamaian akan mudah terciptakan.
Penulis Mahasiswa Magister Fisika Pasca Sarjana Unsyiah Banda Aceh

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Pemuda Kahfi

Gema JUMAT, 28 OKTOBER 2016 “Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu. Dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini!” (QS:10). Sejumlah

Dosa Membunuh

“Dan barangsiapa membunuh seorang Mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan adzab yang

Menjaga Sifat Malu

“Sesungguhnya di antara perkara yang didapatkan oleh manusia dari kalimat-kalimat kenabian yang pertama ialah : jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari) Berkaitan

Menyongsong Kebangkitan Islam

Banda Aceh (Gema)-Krisis bisa menjadi momentum membuat perubahan. Di satu sisi, krisis dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan, namun di sisi lain, krisis dapat membuka pintu-pintu

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman