Gubernur: Peringatan Tsunami Bentuk Perilaku Positif

Gema Jumat, 01 Januari 2016 banda aceh (gema) – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta semua pihak agar menjadikan momentum peringatan tsunami sebagai sebuah sarana untuk melahirkan perilaku positif, sekaligus menciptakan perubahan dalam diri. “Karena itulah saya menghimbau agar masyarakat di tingkat kecamatan di seluruh Aceh sebaiknya membentuk komunitas-komunitas peduli bencana yang kreatif dalam membangun Aceh … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema Jumat, 01 Januari 2016
banda aceh (gema) – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta semua pihak agar menjadikan momentum peringatan tsunami sebagai sebuah sarana untuk melahirkan perilaku positif, sekaligus menciptakan perubahan dalam diri.
“Karena itulah saya menghimbau agar masyarakat di tingkat kecamatan di seluruh Aceh sebaiknya membentuk komunitas-komunitas peduli bencana yang kreatif dalam membangun Aceh yang lebih baik di masa depan, salah satunya melalui peningkatan pengetahuan di bidang kebencanaan.”
Zaini berharap agar komunitas tersebut dapat berperan dalam mensosialisasikan teknik-teknik penanggulangan bencana sehingga program mitigasi bencana dapat tersebar di tengah-tengah masyarakat.
Gubernur meyakini jika pemahaman masyarakat terhadap bencana cukup baik, maka upaya penanggulangan bencana dapat kita jalankan dengan efektif. Gubernur menjelaskan, dalam RPJM Aceh 2012-2017, masalah Lingkungan Hidup dan Kebencanaan merupakan salah satu program prioritas yang dijalankan Pemerintah Aceh.
“Karena itu, program penanggulangan bencana ini agar benar-benar dijalankan dengan baik demi kenyamanan kepada masyarakat. Saya juga menghimbau agar solidaritas kita lebih ditingkatkan lagi agar penanganan bencana dapat dilakukan secara komprehensif.”
Aceh dan sejumlah wilayah lain di Indonesia terletak di kawasan rawan bencana. Hal ini dikarenakan letak geografis Indonesia merupakan titik bertemunya tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Pasifik atau dikenal sebagai Ring of Fire.
“Lempeng ini kerap bergeser menumbuk lempeng lainnya sehingga berdampak pada terjadinya gempa bumi. Jika gempa bumi yang terjadi berkekuatan di atas 6 skala richter, maka ia berpotesi menghadirkan tsunami,” katanya.
Dikatakan, selain peristiwa tsunami 11 tahun silam itu, berbagai bencana lain juga pernah terjadi di Aceh. Gubernur mencontohkan, bencana air bah dan tanah longsor di Aceh Tenggara dan Tangse, banjir besar di Aceh Tamiang, longsor di Gayo Lues, dan gempa cukup besar di wilayah Aceh bagian tengah.
“Beberapa dari bencana itu terjadi akibat kerusakan alam yang merupakan ulah tangan-tangan manusia. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak kita semua agar hendaknya dapat menahan diri dari segala perbuatan merusak alam dan lingkungannya,” ajaknya. (Sayed/Humas)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Putri Pembunuh Abu Jahal

Oleh: Juariah Anzib, S.Ag, Penulis Buku Kontemplasi Sang Guru   Mari kita mengenal sosok wanita mulia, Rubayyi’ binti Mu’awwidz, seorang shahabiyah Nabi SAW. Ia terlahir

Menyambut Bulan Ramadhan

Khatib mengajak seluruh jama’ah, untuk bersama-sama pula berupaya meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang mulia ini,

Kesempurnaan Akhlak Rasulullah SAW

Oleh: Juariah Anzib, S.Ag, Penulis Buku Menjadi  Guru Profesional Allah Swt menciptakan manusia dengan berbagai  kelurangan dan kelebihan masing-masing. Tak ada  yang sempurna, baik yang

Dana Publik

GEMA JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 Dana publik atau dana yang dihimpun dari publik (masyarakat luas) tetap penting untuk membiayai berbagai kegiatan keislaman dan sosial kemasyarakatan.

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman