Hardikda

PERINTAH pertama dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW yakni iqra. Bacalah yang tersurat dan tersirat. Dengan membaca dari sumber-sumber shahih, umat bisa bangkit dari kemiskinan harta, dhuafa ilmu, memiliki adab yang tinggi dan sebagainya.“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan.”(QS. al-Mujadalah: 11)....

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema Jum’at, 1 September 2023 M/1445 H

PERINTAH pertama dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW yakni iqra. Bacalah yang tersurat dan tersirat. Dengan membaca dari sumber-sumber shahih, umat bisa bangkit dari kemiskinan harta, dhuafa ilmu, memiliki adab yang tinggi dan sebagainya.“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan.”(QS. al-Mujadalah: 11).

Dunia telah membuktikan negara-negara yang maju karena rakyatnya punya minat baca yangtinggi. Tiga negara maju teknologi yakni Jepang, Israel, dan India karena warganya gemar membaca.Iqra yang diwajibkan kepada umat juga diterapkan oleh umat non Islam. Mereka maju denganmengamalkan perintah-perintah yang diaturdalam Islam. Sedangkanumat Islam mundur ataujalan di tempat karena mengabaikan ilmu pengetahuan dan terlalu asyikpada hal-hal khilafi yahdan sebagainya.

Menukik ke Aceh, peradaban Aceh dari abad ke abad di masalalu disegani karena Aceh jadi gudang ilmu pengetahuan. Penduduk di Nusantara menjadikan Aceh sebagai kiblat ilmu pengetahuan. Berduyun duyun warga berlayar ke Aceh untuk belajarberbagai ilmu. Maka takheran hingga kini warga menemukan manuskrip yang ditulis dengan indah dan isi kitab itu sangat berbobot.

Tanah Aceh yangdianugerahi tanah yang subur dengan kekayaan alam seperti gas, emas, minyak bumi dan sebagainya adalah rahmatyang mestinya bikinrakyat makmur, rumahsehat dan bagus, ibadahlancar dan sebagainya.Di balik kekayaan alamini menjadi incaran berbagai pihak untuk menguasai sumbu-sumbu kekayaan alam yang berlimpah.

Kekayaan alam ini belum bisa mengantar warga Aceh menjadi makmur. Orang Aceh miskin nomor 1 di Sumatra. Setali dengan kemiskinan, mutu pendidikan di Acehmasih belum memuaskan. Anak-anak sekolah yang putus sekolah karena tidak ada biaya masih ada di Aceh. Padahal Nanggroe Syariat ini memiliki dana abadi pendidikan sebanyak Rp 1,4 triliunyang selama 10 tahun lebih disimpan di bank.

Agar dunia pendidikandi Aceh terus bergaung, intelektual menetapkan 2 September sebagai Hari pendidikan Daerah (Hardikda).Boleh dikatakan hanyaAceh yang memiliki hari pendidikan. Jadidi Aceh ada dua hari pendidikan yang diperingatiyakni hariPendidikan Nasional(Hardiknas) setiap 2 Mei, dan Hardikda pada2 September.

Hardikda ditetapkan pada 2 September 1959 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Istimewa Aceh No.90/1960 tanggal 5 Oktober 1960. Latar belakang Hardikda berdasarkan momentum peresmian Kota Pelajar dan Mahasiswa (Kopelma) Darussalam BandaAceh oleh Soekarno, pada 2 September 1959.

Seromonial Hardikda untuk mengingatkan pahit getirnya pemimpin dan warga membangun dunia pendidikan di Aceh. Dengan dedikasi dan ikhlas berjihad, mereka telah berjuang mewujudkan dunia pendidikan untuk mengantar anak-anak Aceh ke gerbang pendidikan yang lebih baik.

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allahakan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

Semangat belajar dan mengamalkan itu yang harus terus membara pada dada pemimpin serta umat. Yakinlah dengan pendidikan yang bermutu, kondisi keseluruhan warga akan menuju baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Dirgahayu Hardikda!Murizal Hamzah

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

SIKAP RASULULLAH KETIKA FATHU MAKKAH

SIKAP RASULULLAH KETIKA FATHU MAKKAH Khutbah Jum’at: Kolonel Purn. Dr Ahmad Husein, MA Ka’bah dan kota Makkah merupakan situs sejarah penting bagi perjalanan keagamaan umat

Be Better Yourself

Gema JUMAT, 13 Mei 2016 Riza Mulia, S.Sos.I, Penerima Madani Award 2016 Kategori Penulis dan Motivator Muda Sepertinya tidak ada pihak yang memprotes apalagi menganulir

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman