Ini Perbandingan Negara Pendukung Saudi dan Iran

Gema JUMAT, 8 Januari 2016 Jakarta (Gema) – Hubungan Arab Saudi dan Iran memanas setelah eksekusi yang dilakukan Riyadh terhadap ulama Syiah Nimr al-Nimr. Usai eksekusi itu, demonstrasi besar berlangsung di Kedutaan Saudi di Iran. Kantor Kedutaan Saudi pun tak pelak menjadi amukan massa. Sekelompok demonstran memasuki gedung kedutaan dan merusak serta mengambil properti kedutaan. … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 8 Januari 2016
Jakarta (Gema) – Hubungan Arab Saudi dan Iran memanas setelah eksekusi yang dilakukan Riyadh terhadap ulama Syiah Nimr al-Nimr. Usai eksekusi itu, demonstrasi besar berlangsung di Kedutaan Saudi di Iran. Kantor Kedutaan Saudi pun tak pelak menjadi amukan massa. Sekelompok demonstran memasuki gedung kedutaan dan merusak serta mengambil properti kedutaan.
Saudi marah besar dan secara sepihak langsung memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Tak hanya Saudi, sejumlah negara sekutu Saudi pun turut membela dan melakukan langkah diplomatik terhadap Teheran yang dianggap sengaja membiarkan perusakan kantor kedutaan tersebut. Berikut negara yang berada di pihak Saudi dan di pihak Iran:
Negara Pendukung Saudi
Setidaknya ada tujuh negara yang menyatakan dukungan langsung kepada Saudi, mulai dari Bahrain sampai Qatar, berikut perinciannya:
Bahrain
Pemerintah Bahrain merupakan sekutu dekat Saudi. Ketika revolusi Musim Semi Arab menyapu kawasan 2011 lalu, Saudi mengirimkan tentaranya ke Bahrain untuk menghentikan kericuhan di negara itu. Berbeda terbalik dengan Suriah, mayoritas penduduk negara itu merupakan Syiah, tapi dipimpin oleh pemerintahan Suni.
Bahrain telah memutuskan hubungan dengan Iran serta menangguhkan penerbangan ke negara tersebut.
Sudan
Sudan merupakan sekutu dekat Saudi dari belahan Afrika. Negara tersebut terlibat aktif dalam operasi pertempuran melawan milisi Houthi di Yaman. Pascainsiden perusakan kedutaan Saudi, Sudan menunjukkan rasa solidaritas dengan memutuskan hubungan dengan Iran serta memberikan waktu selama dua pekan agar diplomat dari Teheran hengkang.
Uni Emirat Arab
Hubungan Saudi dan Uni Emirat Arab sudah berlangsung lama. UEA juga terlibat aktif dalam operasi Koalisi Saudi di Yaman. UEA menunjukkan rasa solidaritas dengan mengurangi jumlah diplomat di Iran dan memanggil duta besarnya di Teheran. UEA memutuskan hanya fokus untuk urusan bisnis.
Kuwait
Kuwait merupakan sekutu dekat Saudi di kawasan. Keduanya merupakan negara dengan mayoritas Suni. Pada Selasa lalu, Kuwait memperlihatkan rasa solidaritas terhadap Saudi dengan memanggil duta besarnya di Teheran.
Yordania  
Yordania telah memanggil duta besar Iran di Aman pada Rabu lalu. Mereka mengecam keras atas kejadian yang terjadi pada kedutaan besar Saudi di Iran. Kantor berita Petra melaporkan, Yordania juga mengecam intervensi Iran di kawasan.
Djibouti
Djibouti merupakan negara di Tanduk Afrika yang mayoritas penduduknya Islam. Mereka ikut memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran sebagai bentuk rasa solidaritas. “Kami memutuskan hubungan diplomatik dengan Saudi sebagai bentuk rasa solidaritas,” ujar Menteri Luar Negeri Djibouti Mahmoud Ali Youssouf kepadaReuters.
Qatar
Qatar menjadi negara terakhir yang secara tegas membela Saudi dalam perselisihan dengan Iran. Pemerintah Doha memanggil duta besarnya di Teheran sebagai respons atas serangan terhadap misi diplomatik Saudi.
Negara dan Kelompok Pendukung Iran
Berbeda dengan Saudi, pendukung Iran tidak terlalu banyak. Hanya ada tiga pihak yang diyakini mendukung Iran. Mereka di antaranya:
Hizbullah Lebanon
Kelompok bersenjata Syiah ini telah lama menjadi sekutu dekat Iran. Kelompok ini didirikan pada 1982 atas bantuan Garda Revolusi Iran menyusul invasi Israel ke Lebanon. Kelompok Hizbullah mengecam keras eksekusi ulama Syiah Syekh Nimr al-Nimr.
Pemerintahan Suriah Bashar al-Assad
Presiden Assad berutang budi cukup besar pada Iran. Selama ini Teheran telah mengirimkan bantuan, baik senjata maupun komandan terlatihnya ke Suriah untuk melawan pemberontak.
Pemerintah Syiah Irak
Eksekusi Nimr memicu kemarahan mayoritas Syiah di Irak. Pemerintah Irak mengingatkan Saudi bahwa eksekusi tidak akan berbuah apa pun kecuali kehancuran. Kendati mengecam eksekusi Nimr, belakangan Irak menyatakan siap memediasi pertikaian antara Iran dan Saudi. (Sayed/Republika)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Menyambut Bulan Ramadhan

Khatib mengajak seluruh jama’ah, untuk bersama-sama pula berupaya meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang mulia ini,

Anak-Anak Syurga dari Jalur Gaza

SEBUAH akun media sosial baru-baru ini memposting kalimat tersebut di atas. Ramaicuitan di Twitter yangmemberikan komentar lantang akibat dampak perang di Palestinaterhadap anak-anak kecil yang tak berdosa apa-apa. Meskipun faktanyaung kapan tersebut hoaksdan di salah alamat-kan kepada Menteri Pendidikan Palestina tanpa berita yang resmi,kalimat sederhana itumengandung maknayang sangat dalamtentang arti kehidupan, kemerdekaan, danpendidikan anak-anak di Palestina saat ini.

Penerapan Syariat Islam

GEMA JUMAT, 7 DESEMBER 2018 Ustaz Masrul Aidi dalam ceramahnya di pengajian Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (5/12) mengatakan, penerapan syariat Islam di Aceh seyogianya

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman