BreakingNews

Investor Minati Perbankan Syariah

Gema JUMAT, 27 November 2015 Gema (Jakarta) – Kendati perekonomian Indonesia dalam kondisi melambat, namun industri perbankan syariah di Tanah Air masih diminati investor dari dalam negeri maupun luar negeri. Direktur Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Achmad Buchori menuturkan, ada calon investor yang sudah menyampaikan niat untuk berinvestasi pada  perban- kan syariah. Tetapi, kata … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 27 November 2015
Gema (Jakarta) – Kendati perekonomian Indonesia dalam kondisi melambat, namun industri perbankan syariah di Tanah Air masih diminati investor dari dalam negeri maupun luar negeri.
Direktur Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Achmad Buchori menuturkan, ada calon investor yang sudah menyampaikan niat untuk berinvestasi pada  perban- kan syariah. Tetapi, kata dia, kedua investor tersebut belum sampai ke tahap pen- gajuan formal ke OJK.
Buchori menyebut ada investor yang menunjukkan minatnya, satu investor nasional dan satu investor as ing. ‘’Ini bagus untuk memperkuat industri,’’ ujarnya.
Selain dua investor baru ini, Buchori mengatakan akan ada konversi satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) konvensional menjadi BPD syariah. Konversi tersebut diyakin- inya akan menambah aset industri perbankan syariah Indonesia.
Sementara Direktur Syariah Bank Aceh, Haizir Sulaiman mengata- kan, proses konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah terus dipersiapkan pihaknya bersama konsultan. “Kita berkeyakinan, Agustus 2016 Bank Aceh Syariah dapat kita resmi- kan,” katanya.   Terbitkan peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengharapkan penerbitan enam peraturan mengenai pasar modal syariah dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk dan industri di Indonesia.
“Pada tanggal 3 November 2015 OJK telah menerbitkan enam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait Pasar Modal Syariah yang berlaku pada tanggal 10 November 2015,” ujar Kepala De- partemen Pengawas Pasar Modal OJK, Sugianto.
Ia memaparkan keenam peraturan itu terdiri dari lima aturan penyempurnaan dan satu aturan baru. Lima peraturan penyempurnaan itu, yakni POJK No. 15/ POJK.4/2015 tentang Penerapan Prinsip Syariah di Investor Minati Perbankan Syariah Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.4/2015 Penerbitan dan Persyaratan Efek Syariah Berupa Saham oleh Emiten Syariah atau Perusahaan Publik Syariah.
Kemudian, POJK No. 18/POJK.4/2015 tentang Penerbitan dan Persyaratan Sukuk, POJK No. 19/ POJK.4/2015 tentang Penerbitan, Persyaratan Reksa Dana Syariah, dan POJK No. 20/POJK.4/2015 POJK tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Beragun Aset Syariah. Sementara satu peraturan baru yakni POJK No. 16/POJK.4/2015 tentang tentang Ahli Syariah Pasar Modal.
“Peraturan itu diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi pihak-pihak yang melaku- kan kegiatan di pasar modal syariah dan meningkatkan kepercayaan pasar terha- dap pasar modal syariah,” katanya.
Sementara untuk penyempurnaan peraturan mengenai Penerbitan dan Persyaratan Efek Syariah berupa Saham oleh Emiten Syariah atau Perusahaan Publik Syariah, Sugianto menjelaskan, aturan itu mempertegas pengaturan perubahan kegiatan dari emiten non syariah menjadi emiten syariah, termasuk pengaturan mekanisme RUPS. “Pengaturan ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap proses perubahan kegiatan usaha menjadi emiten syariah,” katanya.
Kemudian, penyempurnaan peraturan Penerbitan dan Persyaratan Sukuk, dipaparkan, melalui aturan itu diharapkan akan ada penyederhanaan dokumen pendaftaran bagi emiten yang akan menerbitkan sukuk.
“Emiten hanya perlu melampirkan laporan keuangan dua tahun terakhir (sebelumnya diwajibkan tiga tahun terakhir). Diharapkan dapat meringankan beban emiten tanpa mengurangi kualitas informasi,” katanya.
Terkait penyempurnaan peraturan Penerbitan dan Persyaratan Reksa Dana Syariah, Sugianto men- jelaskan dalam peraturan itu memberikan relaksasi pengaturan batasan protofolio efek Reksa Dana Syariah dari 10 persen menjadi 20 persen pada satu efek syariah.
Sugianto menambahkan bahwa dalam peraturan itu juga disebutkan mengenai Reksa Dana Syariah Ber- basis Efek Syariah Luar Negeri. Reksa dana syariah itu dapat berinvestasi 51 persen sampai 100 persen pada efek syariah yang diterbitkan oleh pihak penerbit daftar efek syariah.
“Tujuan pengaturan itu diantaranya untuk memberikan alternatif bagi para pemodal melakukan diver sifikasi sekaligus mengkanalisasi pemodal yang selama ini melakukan investasi langsung di luar negeri. Serta, meningkatkan daya saing pasar modal syariah Indonesia dalam menghadapi MEA,” papar Sugiarto.
Ia mengatakan peraturan itu juga mengatur penerbitan reksa dana Syariah berbasis sukuk, serta perubahan kriteria pembubaran reksa dana syariah dengan menurunkan batas minimal dana kelolaan dari Rp25 miliar menjadi hanya Rp10 miliar. “Peraturan ini untuk memberikan fleksibilitas manajer investasi dalam mengelola dana kelolaannya,” ujar Sugianto.
Untuk peraturan tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Beragun Aset (EBA) Syariah. Sugianto menga- takan aturan itu menyempurnakan sekaligus memisahkan ketentuan regulasi terkait efek beragun aset syariah yang telah ada sebelumnya.
Terkait peraturan tentang Ahli Syariah Pasar Modal, Sugianto memapar- kan aturan itu diharapkan dapat mendorong upaya pengembangan industri pasar modal syariah di tanah air melalui peningkatan kuantitas dan kualitas Dewan Pengawas Syariah dan Tim Ahli Syariah (TAS) sebagai pelaku pasar modal syariah, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar dan masyarakat terha- dap produk syariah di pasar modal. (Sayed/Republika)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Saat Menunggu

Gema, 25 Januari 2017 Oleh Dr. Sri Suyanta (Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry) Pernahkan anda menunggu? Saya yakin jawabannya pernah. Apakah

MENGGAPAI DINUL HADHARAH

GEMA JUMAT, 5 JULI 2019 Oleh: Muhammad Ikhsan Rizky Zulkarnain, S.H,  Sekretaris Umum IMM Aceh Besar Islam memiliki prinsip sebagai agama yang berkemajuan (Al Islam

IBU

GEMA JUMAT, 22 DESEMBER 2017 Oleh: Asmawati Husen Assalamualaikum wahai kawanku Segenap penjuru belahan bumi Teristimewa untukmu ibu Penyebab aku hadir disini Sembilan bulan kau

KISAH NABI IBRAHIM DAN NABI ISMAIL 

 GEMA JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 Oleh: Dr. H. Agusni Yahya, M.A. (Khatib Dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Wakil Direktur

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman