Kampanye Bersyariat

peristiwa

Warga sudah menikmati udara kampanye pilpres dan caleg sejak akhir November 2023 hingga Februari 2024. Musim kampanye menyapa umat. Sosok-sosok yang jarang muncul, kini menjadi ramah dan traktir minum kopi. Mereka hadir lima tahun sekali menegur rakyat  untuk merebut suara pemilih.kesempatan jadi anggota dewan itu direbut bukan diberikan....

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Warga sudah menikmati udara kampanye pilpres dan caleg sejak akhir November 2023 hingga Februari 2024. Musim kampanye menyapa umat. Sosok-sosok yang jarang muncul, kini menjadi ramah dan traktir minum kopi. Mereka hadir lima tahun sekali menegur rakyat  untuk merebut suara pemilih.kesempatan jadi anggota dewan itu direbut bukan diberikan.

Sekitar 205 juta pemilih dari 278 juta jiwa rakyat RI menggunakan hak pilih pada Hari Valentine, Rabu 14 Februari 2024 untuk memilih capres, cawapres, anggota dewan dan senator/DPD. Dalam hitungan 5 menit di  bilik suara akan menentukan nasib rakyat selama 5 tahun. Salah memilih pemimpin dan wakil rakyat, rakyat menderita selama 5 tahun. Dari 5 menit ke 5 tahun.

Apakah dalam siyasah Islam ada sebutan demokrasi dalam memilih atau menetapkan sesuatu? Suara terbanyak itulah yang menang atau mengesahkan peraturan. Contoh jika di sebuah ruang ber-AC yang peserta rapat adalah perokok, keputusannya boleh merokok di ruang AC. Secara ilmu Kesehatan, merokok di ruang ber-AC sangat buruk  untuk Kesehatan. Mengisap rokok di dalam ruangan atau alam terbuka merusak jantung dan sebagainya serta merugikan perokok pasif yang tidak merokok.

Dengan sistem sekarang, coblosan oleh satu ulama sama hasilnya dengan coblosan oleh 1 mafia. Hasilnya 1 suara juga. Koruptor bisa membayar warga memilih dirinya dengan menyuap pemilih. Beragam cara dilakukan untuk mendapat kekuasaan dari cara halal hingga haram. Melalui sistem 1 orang 1 suara tercermin karakter pemimpin atau wakil rakyat.

Umat harus mewanti-wanti para pemburu kursi RI 1, RI 2 dan kursi dewan untuk menerapkan kampanye secara bersyariat. Sering terjadi dalam arena kampanye  ada namimah atau adu domba. Namimah menjadi titik mula terjadinya perpecahan dan konflik sesame masyarakat.

Pemilih harus cerdas  dengan memilih mereka yang menyampaikan program dengan keteladanan.  Tidak tebar fitnah, hoaks kepada saingannya di dunia kontestasi pemilu.

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, (QS. Al Isra: 7).

Di musim kampanye,  kita butuh kejujuran sebagai salah satu kunci sukses komunikasi politik. Tidak perlu obral janji yang tidak dapat direalisasikan. Obral janji tanpa realisasi adalah kebohongan.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, (QS. Al Ahzab; 70).

Yang utama dari semua itu, nama saja pesta demokrasi ini akan berakhir. Usai pesta,  para politikus yang bersaing bersatu lagi untuk  mencapai tujuan atau kebutuhan yang sama. Jabatan dan uang menyatukan politikus . Sementara pemilih di akar rumput berpeluang melanjutkan permusuhan, tidak tegur sapa,  dan sebagainya. Padahal ukhuwwah Islamiyah di atas segalanya.

Pemilih mesti carong dalam siyasah selama tahun politik 2024. Selamat menikmati musim kampanye dan kritisi janji-janji manis poltiikus dengan analisis berdasarkan data, angka dan sebagainya. Warga jangan cengeng dan emosional pada era jual manisan politik. Kadang kala mereka bikin kita sakit perut. [Murizal Hamzah].

Sumber: Tabloid Gema Baiturrahman

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Kuliah Zaman Kini

Oleh : Nurjannah, M.Si Di siang hari yang terik, seakan membuat kulit tubuh menjadi terbakar, hampir sama rasa dengan terbakarnya hati kami dengan buk Fatimah

Gaji dari Ruswah

Gema JUMAT, 5 Februari 2016 InI bukan masalah baru. Sudah sering dikupas sejak puluhan tahun lalu. Pertanyaan sederhana, halalkan gaji yang diperoleh dengan menyuap bin

Musibah Ajang Muhasabah Diri

GEMA JUMAT, 3 APRIL 2020 Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan tausiah, Nomor 4 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dan kegiatan sosial keagamaan dalam situasi

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman