Kebangkitan Nasional Momentum Perkuat Nilai Keislaman

Banda Aceh (Gema)- Hari Kebangkitan Nasional di nilai menjadi momentum untuk memperkuat nilainilai keislaman bagi masyarakat dalam upaya mewujudkan Aceh damai, adil, sejahtera dan bermartabat. Hal itu dikatakan Syahrizal Abbas, dalam sela seminar kebangkitan nasional yang diselenggarakan atas kerjasama lembaga Dinas Syariat Islam Aceh, Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Banda Aceh (Gema)- Hari Kebangkitan Nasional di nilai menjadi momentum untuk memperkuat nilainilai keislaman bagi masyarakat dalam upaya mewujudkan Aceh damai, adil, sejahtera dan bermartabat.
Hal itu dikatakan Syahrizal Abbas, dalam sela seminar kebangkitan nasional yang diselenggarakan atas kerjasama lembaga Dinas Syariat Islam Aceh, Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Al Washliyah Banda Aceh, di Gedung Amell Convertion Hall.
“Nilai-nilai pantang mundur, kebersamaan dan kepedulian bersama saat ini mulai terkikis dan ini harus diwaspadai. Islam mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, pantang menyerah, kebersamaan dan ini harus tertanam dalam setiap diri masyarakat di Aceh,” katanya.
Syahrizal yang juga menjadi keynot speaker pada seminar kebangkitan nasional itu menjelaskan pihaknya berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat agar terus maju dan pantang menyerah sehingga upaya mewujudkan kehidupan yang lebih baik dapat tercapai serta terus ditumbuh kembangkan dalam kehidupan bermasyarakat di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu, yang notabene sebagai daerah penerapan Syariat Islam.
“Jika ingin Aceh damai, adil, sejahtera dan bermartabat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia maka perlu dilakukan revitalisasi nilai-nilai kebangkitan nasional,” katanya.
Ia menyakini dengan terus berkembangnya nilainilai kebangsaan pada setiap masyarakat, maka akan mampu mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan diberbagai sektor di masa mendatang.
Seminar bertajuk revitalisasi nilai kebangkitan nasional menuju Aceh damai, adil, sejahtera dan bermartabat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia itu turut menghadirkan pemateri diantaranya Direktur Program Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Rusjdi Ali Muhammad, Guru Besar Fakultas Ekonomi Unsyiah, Prof Raja Masbar dan Dosen Fisipol Unsyiah Dr Saleh Syafie. (Marmus/Rel)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Perhatikan Daerah Minim Qurban

Khudri, MA, Plh Kabag Agama dan Peran Ulama Biro Isra Setda Aceh Berqurban!  Kata itu tidak asing lagi ditelinga kita. Biasanya hanya orang-orang mampu saja

Banjir

Alhamdulillah ngon hate lambong Lon pujoe Rabbon dengon bahgia Salem ulon bri kota ngon gampong Walau lon sanjong lewat media Puhaba rakan uram ngon ujong

Kehidupan Ulama Mutaqaddimin

GEMA JUMAT, 18 JANUARI 2019 Oleh: Tgk H Muchtaruddin Budiman Dawod Ulama adalah jamak dari kata-kata alim, yang berarti seseorang yang memiliki ilmu yang mendalam

Maulid Raya

GEMA JUMAT, 1 FEBRUARI 2019 Oleh: Nurjannah usman Allahu Allah Allah yang satu Katrok loen teungku dalam menara Haba loen intat ngoen hate syahdu Haba

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman