BreakingNews

Keutamaan Shalat Tarawih

Gema JUMAT, 10 JUNI 2016 Oleh H. Basri A. Bakar Dari  Hurairah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim) Shalat tarawih merupakah shalat sunat yang dilakukan khusus di bulan … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 10 JUNI 2016
Oleh H. Basri A. Bakar
Dari  Hurairah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Shalat tarawih merupakah shalat sunat yang dilakukan khusus di bulan Ramadhan. Dalam bahasa Arab, tarawih bentuk jamak dari “tarwihatun” yang bermakna “waktu sejenak untuk istirahat”. Waktu pelaksnaan shalat sunat tarawih ini adalah setelah shalat Isya sampai yang dilakukan secara berjamaah di masjid atau mushalla dengan jumlah 8 atau 20 rakaat. Hukum shalat Tarawih yaitu sunnah muakkad yang memiliki begitu banyak manfaat dan keistimewaan.
Adapun shalat tarawih tidak disyariatkan untuk tidur terlebih dahulu dan shalat tarawih hanya khusus dikerjakan di bulan Ramadhan. Sedangkan shalat tahajjud menurut mayoritas pakar fiqih adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah bangun tidur dan dilakukan di malam mana saja.
Rasulullah SAW dalam hidupnya pernah melakukan shalat tarawih secara berjamaah hanya tiga kali. Beiau sengaja tidak melanjutkan pada malan-malam berikutnya, karena khawatir ummatnya kelak mengartikan tarawih sebagai ibadah wajib. Shalat malam di bulan Ramadhan saat itu dikerjakan sendiri-sendiri, sampai Rasulullah wafat. Kondisi ini berlanjut pada masa khalifah Abubakar Shiddq dan awal kekhalifahan Umar bin Khattab. Baru kemudian pada tahun ke 4 hijriyah, Umar bin Khattab mendirikan kembali shalat tarawih secara berjamaah di masjid dengan imam Ubay bin Kaab dan Tamim Ad Dariy  Umar berkata : “Sebaik-baik bid’ah adalah ini”.
Imam Abu Hanifah ketika ditanya imam Abu Yusuf tentang inisiatif Umar mendirikan tarawih berjamaah, beliau menjawab bahwa Umar telah menghidupkan kembaIi sunnah, Umar tidak pernah membuat-buat perkara baru dan tidak tergolong pembuat bid’ah. Saat itu tidak ada seorangpun yang membantah dan mengingkari baik kalangan Mahajirin maupun Anshar tentang apa yang dilakukan Umar.
Rasulullah pernah bersabda : “Siapa yang shalat (malam) bersama imam hingga ia selesai, maka ditulis untuknya pahala melaksanakan shalat satu malam penuh.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih).
 
 

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Hamdan Zoelva: Indonesia Terjadi Ketimpangan Ekonomi

Hamdan menegaskan, bidang jihad utama Syarikat Islam memperkuat ekonomi umat dengan menjadikan Aceh sebagai pusat pengembangan ekonomi Indonesia. Melalui gerakan struktural dan gerakankultural, Syarikat Islam Aceh dapat mengembalikan kejayaan di bidang ekonomi.

BERKURBAN TANDA SYUKUR NIKMAT

GEMA EDISI JUM’AT / SEPTEMBER DAN IDUL ADHA 1437H / 2016M Surat al-Kautsar ayat 1-3 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu (nikmat) yang banyak. Oleh karena

Hijrah Pikiran

Gema JUMAT, 16 Oktober 2015 Oleh: Murizal Hamzah SeorAng anak lahap makan buah jambu di tangan kanan. Sementara di tangan kiri, masih ada satu jambu.

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman