Konsep Pendidikan Qurani di Sekolah Umum

Gema JUMAT, 7 Agustus 2015 Muhibbul Khibri, M.Pd, Kepala SMA Negeri 11 Banda Aceh Memulai tahun ajaran baru 2015, dunia pendidikan banda aceh menjadi topik utama. Pemisahan siswa laki-laki dan perempuan sesuai dengan tuntutan syariat mulai diterapkan di seluruh sekolah setingkat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah (SMA/ MA) di kota madani. Sebagai uji coba … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 7 Agustus 2015
Muhibbul Khibri, M.Pd, Kepala SMA Negeri 11 Banda Aceh
Memulai tahun ajaran baru 2015, dunia pendidikan banda aceh menjadi topik utama. Pemisahan siswa laki-laki dan perempuan sesuai dengan tuntutan syariat mulai diterapkan di seluruh sekolah setingkat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah (SMA/ MA) di kota madani. Sebagai uji coba pola pembelajaran dengan kelas khusus laki-laki dan perempuan baru dilaksanakan bagi kelas 1, tepat di hari pertama bersekolah, Senin, 27 Juli lalu.
Namun bila ditelusuri satu dekade ke belakang, upaya pemisahan kelas bagi siswa laki-laki dan perempuan di banda aceh ternyata sudah dicoba sebelumnya. Namun peraturan daerah yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh itu hanya bertahan beberapa semester, pada akhirnya kembali siswa laki-laki dan perempuan digabungkan.
Satu-satunya sekolah yang tetap bertahan dalam pola dipisahkannya antara siswa berdasarkan jenis kelamin adalah SMU Negeri 11. “Sekolah ini sejak berdiri dan diresmikan pertama kali pada tahun ajaran 2005 langsung melaksanakan pemisahan kelas antara siswa laki-laki dan perempuan sampai sekarang,” ujar muhibbul khibri, kepala sekolah SMUN 11.
Muhib -demikian biasa dipanggil, menyebutkan nilai positif yang nyata terlihat dengan pemberlakuan kelas berkesamaan jenis kelamin adalah seluruh anak didiknya dapat menyesuaikan diri dalam pergaulan sesuai syariah. “siswa lakilaki akan mengelompokkan diri dengan sesama laki-laki, demikian juga dengan siswa perempuan akan berkumpul baik dalam kelas, belajar kelompok, bermain dan kegiatan lainnya,” tambah alumni Pascasarjana Unsyiah Jurusan Magister Adminitrasi Pendidikan ini. Memang tidak begitu terlihat peningkatan prestasi akademik pada sekolah yang berdiri bersebelahan dengan lapangan sepak bola gampong Blang Cut Kecamatan Lueng bata ini.
“SMUN 11 bukan sekolah unggulan. Namun peminat di sekolah kami setiap tahunnya menunjukkan peningkatan,” jelas ketua mkks sma Provinsi aceh ini. sementara di sekolah non-unggulan lainnya ada yang kurang diminati siswa.
Walau SMUN 11 diincar orang tua dan siswa yang mengerti akan norma dan kaidah islam, pihak sekolah tetap membatasi penerimaan siswa sesuai daya tampung dan rombongan belajar yakni 224 siswa setiap tahunnya.
Bisa jadi penerapan pemisahan kelas yang menghasilkan lebih banyak manfaat daripada mudharat serta mampu menghasilkan siswa nyaris tanpa bermasalah menjadikan sekolah yang pertama kali dipimpin Zulkarnain dan kini dijabat suami Deliana, guru MTSN Kuta Baro Aceh Besar ini disambut dengan antusias oleh seluruh sekolah sederajat saat digulirkan. anjuran nontertulis saridin, mantan kepala sekolah di tempat sama yang kini kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga menindaklanjuti keinginan Walikota banda aceh untuk pemisahan kelas.
Menurut ayah dari Dealvina Chairunnisa (8 th), Muhammad Faiz Musyary (6 th) dan Nayla Nuazara Ulfa (4 th) ini menambahkan, anak didiknya juga diwajibkan mengkhatamkan al Qur’an setiap tahunnya. “setiap siswa minimal 3 kali khatam al Qur’an selama menjalani proses pendidikan di sekolah ini melalui Program beut beungoh (Pbb),” kata guru bidang studi kimia, kelahiran aron tunggal, 15 Mei 1974 ini. sementara siswa    hafizh    Al    Qur’an    diistimewakan dengan dibebaskan dari segala jenis pungutan biaya. (Na Riya Ison)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Ibu di Bola Kaki

Paling tidak ada dua pemain bola kaki yang sayang pada ibunya. Sebut saja Cristiano Ronaldo  yang sudah kaya masih serumah dengan Ibunda Maria Dolores.  Mengapa

Termiskin

GEMA JUMAT, 18 JANUARI 2019 Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Aceh menjadi urutan pertama daerah termiskin di Sumatera.  Secara nasional,  Aceh urutan keenam provinsi

Kita Akan Tingkatkan Kenyamanan MRB

GEMA JUMAT, 02 MARET 2018 Drs. Tgk. H. Nasruddin Ibrahim M.Ag (Plt. Kepala UPTD Pengelolaan Masjid Raya Baiturrahman) Masjid merupakan tempat ibadah penting bagi umat

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman