BreakingNews

Menyiapkan Bekal

Gema JUMAT, 27 November 2015 Oleh : H. Basri A. Bakar Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main- main. Dan sesungguhn- ya akhirat itulah yang sebenar-benarnya ke- hidupan, kalau mereka mengetahui.’’ (QS Al-Ankabut: 64). Kalau kita bepergian ke suatu tempat selama seminggu, pasti mempersiapkan segala sesuatu berupa bekal di jalan dan selama … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 27 November 2015
Oleh : H. Basri A. Bakar
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main- main. Dan sesungguhn- ya akhirat itulah yang sebenar-benarnya ke- hidupan, kalau mereka mengetahui.’’ (QS Al-Ankabut: 64).
Kalau kita bepergian ke suatu tempat selama seminggu, pasti mempersiapkan segala sesuatu berupa bekal di jalan dan selama berada di tempat lain. Bekal itu boleh jadi berupa uang, beberapa helai pakaian dan kesehatan. Uang digunakan untuk membeli makanan, minuman, ongkos transportasi, penginapan dan lain-lain. Demikian pula beberapa pakaian untuk diganti saat kotor. Semua  itu memang perlu dipersiapkan sebelum berangkat agar selama dalam perjalanan dan berada di luar rumah dalam keadaan yang nyaman dan tidak menemui masalah.
Mungkin itulah perumpamaan kita hidup didunia menuju akhirat. Untuk perjalanan sem- inggu saja kita harus mempersiapkan segala sesuatu, apalagi perjalanan yang cukup panjang yakni hari yang kekal abadi, tentu bekal yang harus disiapkan jauh lebih baik jika ingin hidup bahagia dan mendapat keridhaan Allah SWT.
Bekal untuk akhirat berbeda dengan bekal perjalanan di dunia. Kekayaan dan jabatan tidak menjamin kehidupan bahagia di akhirat. Seluruhnya akan terputus, lepas dengan sendirinya bersama tibanya kematian. Hanya amal dan ketakwaan yang akan mengiringi seseorang menuju hidup abadi. Takwa bersifat immateri dalam hati seorang muslim. Ia membimbingnya untuk selalu dekat dengan Allah SWT dalam setiap gerak langkah, sehingga dapat menjauhkan diri dari segala perbuatan dosa.
Rasulullah SAW mempertegas dalam hadis- nya yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, ”Ada tiga hal yang mengikuti kepergian jenaz- ah, yaitu keluarga, harta, dan amalnya. Dua di antaranya akan kembali, hanya satu yang tetap menyertainya. Keluarga dan hartanya akan kem- bali, sedangkan yang tetap adalah amalnya.” Oleh karena itu persiapkan bekal akhirat itu sebanyak-banyaknya melabihi kita memper- siapkan bekal untuk perjalanan satu bulan di negeri orang. Bekal yang paling bagus adalah iman dan ketakwaan.

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Berbakti kepada Ibu

Gema, edisi 6 Februari 2015 “Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar?. Para sahabat menjawab: Tentu ya Rasululllah. Nabipun menjawab: (Yaitu) berbuat syirik dan

Mensyukuri Al-Hayyu

Oleh Dr. Sri Suyanta (Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry) Muhasabah 20 Muharam 1440 Saudaraku, hidup itu dicirikan dengan gerak. Dan gerak itu dinamis.

MEMBANGUN KEKUATAN UMAT

Gema JUMAT, 28 Oktober 2016 Oleh : Tgk. H. Mutiara Fahmi Razali, Lc. MA  Penulis adalah Dosen Fiqh Siyasah merangkap Ketua Program Studi Hukum Tatanegara

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman