BreakingNews

Motivasi Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Gema JUMAT, 03 JUNI 2016 Beberapa hari kedepan, bulan Syakban akan berakhir dan seiring berakhirnya Syakban, umat Islam menyambut kedatangan bulan Suci Ramadhan 1437 H sebagai tamu agung. Puasa Ramadhan merupakan puasa yang diwajibkan sejak tanggal 2 Sya’ban tahun kedua Hijriah. Berdasarkan firman Allah dalam Al Qur’an al Allah menyebutkan, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 03 JUNI 2016
Beberapa hari kedepan, bulan Syakban akan berakhir dan seiring berakhirnya Syakban, umat Islam menyambut kedatangan bulan Suci Ramadhan 1437 H sebagai tamu agung. Puasa Ramadhan merupakan puasa yang diwajibkan sejak tanggal 2 Sya’ban tahun kedua Hijriah. Berdasarkan firman Allah dalam Al Qur’an al Allah menyebutkan, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” Quran Surat Al Baqarah ayat 183.
Membahas mengenai Ramadhan tentunya banyak keutamaan yang akan didapatkan oleh seorang muslim. Diantaranya dengan berpuasa di bulan suci Ramadhan sebab penghapusan dosa bagi mukmin. Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang puasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”(HR. As-Syaikha).
Untuk mendapatkan keutamaan dari Allah SWT, “Pertama kita harus menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati senang, tidak dengan rasa terpaksa dan berkeluh kesah,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Syukri Daud BA, Kamis (2/6) di Banda Aceh. Sehingga dengan hati senang menyambut Ramadhan dapat meningkatkan ibadah melebihi dari tahun-tahun sebelumnya.
“Menjaga puasa tidak hanya dengan hal-hal yang membatalkan puasa saja seperti makan minum dan sebagainya, tetapi juga harus menjaga fahala puasanya, seperti tidak melakukan ghibah, tidak melihat melihat film-film porno, dsbnya,” jelas Tgk H Syukri Daud. Ditambah juga dengan beribadah shalat sunat seperti shalat terawih, banyak bersedekah dan tadarus. Tadarus  dibulan Ramadhan dengan membaca alquran dan memahami maksudnya dan artinya.
Ada beberapa hal yang membatalkan puasa antaranya: Pertama, masuknya sesuatu ke dalam rongga terbuka, seperti mulut, hidung, telinga dan dua lubang qubul-dubur dengan disengaja. Dua, murtad, yakni keluar dari Islam, baik dengan niat dalam hati, perkataan, perbuatan, walaupun perbuatan murtad tersebut sekejap saja. Tiga, haid, nifas dan melahirkan sekali pun sebentar. Empat gila meskipun sebentar. Lima, pingsan dan mabuk (tidak disengaja) sehari penuh. Ena, bersetubuh dengan sengaja dan mengetahui keharamannya. Tujuh, mengeluarkan mani, baik dengan tangan, atau tangan istrinya, atau dengan berhayal, atau dengan melihat, atau dengan tidur berdampingan (bersenang-senang) bersama istrinya. Jika mani keluar dengan salah satu sebab di atas, maka puasanya batal. delapan muntah dengan sengaja.
Begitu juga dengan menambah wawasan fiqih, hal ini sangat penting untuk dilakukan. “Dalam bulan Ramadhan seharusnya, melakukan refresing ilmu ibadah kita, dengan mengulang kaji bagaimana syarat sah puasa, yang membatalkan puasa, rukun puasa yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah saw, “ tambah Tgk H Syukri Daud BA.
Sehingga jika itu telah dikerjakan nilai-nilai puasa akan lebih berfahala dijalankan. “Seorang mukmin masuk syurga tidak dengan ibadah, tetapi dengan kasih sayang Allah, untuk mendapatkan kasih sayang Allah, sebagai orang mukmin harus betul-betul beribadah dengan seikhlas-ikhlasnya sesuai dengan perintah Allah SWT,” pungkasnya.
Dibulan yang penuh barqah banyak hal yang dapat memotivasi kita. Diantaranya, dibulan Ramadhan setan diborgol, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka, amalan orang-orang yang beriman di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu pula, dalam bulan Ramadhan, juga terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam lailatul qadar.
Motivasi dasar dari ibadah puasa adalah membawa perubahan sikap bagi pelakunya dan orang lain yang berinterkasi dengan mereka yang berpuasa. “Bagaiman bisa terjadi, setiap muslim yang berpuasa dengan tulus mengharapkan ridha Allah akan memberikan perubahan sikap fana prilaku yang lebih humanistik,” kata Wakil Rektor UIN Ar-Raniry, Dr Syamsul  rijal, Maj.
Begitu pula dengan motivasi membangun entitas hablum minallah dan hablum minannas. “Ada transformasi prinsip sosio religi dalam ibadah puasa, seperti Rasulullah memberi isyarat kepada kita kegembiraan utama dalam menyambut Ramadhan adalah akan bertemu dengan Allah SWT kelak,” jelas  Dr Syamsul  Rijal Maj yang juga Wakil Rais Syuriah PWNU Aceh.
Puasa di bulan suci Ramadhan mengandung nilai sosial tinggi yang membentuk karakter humanistik. “Jadi ada sinergisitas antara dua ikatan hablumminallah dan hablumminannas, sehingga sosok mukmin yang berpuasa menjadi manusia pilihan terbaik, berguna bagi diri sendiri juga bagi orang lain,” tambah  Syamsul Rijal.
Semakin tinggi nilai ibadah dengan berpuasa maka semakin dalam nilai filosofi yang diraih oleh seorang mukmin. “Kalau tidak ya sama saja ‘bohong’, bukankah Rasulullah telah mengisyaratkan, betapa banyak mereka berpuasa tidak memperoleh apapun dari ibadahnya kecuali hanya menahan lapar dan dahaga,” tutup Syamsul Rijal. (Jannah & indra)
 
 
 

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Orang yang Penuh Akal Versi Al-Quran

GEMA JUMAT, 10 NOVEMBER 2017 Khutbah Dr. H. Badrul Munir, Lc, MA, Dosen Fakultas  Syariah UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh Apabila seseorang selalu berzikir

Ilmu Tanpa Akhlak Membawa Kehancuran

GEMA JUMAT, 15 DESEMBER 2017 Kualitas seorang manusia sebagai hamba Allah SWT di atas permukaan bumi ini tidak dapat diukur hanya dari keunggulan ilmu pengetahuan

Pertahankan Sejarah Islam di Peunayong

Oleh Cut Putri, Pimpinan Darud Donya Kota Banda Aceh adalah kota pusaka dakwah Islam, setiap jengkal kota Banda Aceh adalah situs sejarah. Sayangnya kegemilangan sejarah

Mensyukuri Al-Lathiif

Oleh Dr. Sri Suyanta (Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry) Muhasabah 17 Zulhijah 1439 Saudaraku, sebagai kondisioning bagi hati kita agar lembut dan bersikap

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman