Muslim Rohingya Memenuhi Syarat Penerima Zakat

Banda Aceh (Gema) –  Sekretaris Jenderal World Zakat Forum, Ahmad Juwaini menyatakan pengungsi Rohingya memenuhi syarat sebagai penerima manfaat atas zakat, infak dan sedekah. “Kami minta lembaga zakat dan lembaga kemanusiaan dunia untuk membantu pengungsi Rohingya,” katanya (9/6). Pernyataan itu merupakan beberapa bagian pernyataan sikap lembaga zakat dan organisasi kemanusiaan internasional tentang masalah Rohingya. Pihaknya … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Banda Aceh (Gema) –  Sekretaris Jenderal World Zakat Forum, Ahmad Juwaini menyatakan pengungsi Rohingya memenuhi syarat sebagai penerima manfaat atas zakat, infak dan sedekah. “Kami minta lembaga zakat dan lembaga kemanusiaan dunia untuk membantu pengungsi Rohingya,” katanya (9/6).
Pernyataan itu merupakan beberapa bagian pernyataan sikap lembaga zakat dan organisasi kemanusiaan internasional tentang masalah Rohingya.
Pihaknya meminta seluruh ummat muslim dan komunitas dunia agar memberikan bantuan khusus secara spesifik untuk membantu pengungsi Rohingya.
Ahmad Juwaini meminta meminta ASEAN, OKI, PBB, dan organisasi multilateral lainnya untuk
menjatuhkan sanksi politik atau ekonomi kepada Myanmar,” katanya.
Mereka juga meminta kepada seluruh negara khususnya negara di sekitar Myanmar untuk menerima para pengungsi Rohingya dan memberikan bantuan yang diperlukan.
Pihaknya juga berpendapat tindakan pengusiran dan kekerasan terhadap war ga negara adalah sebuah kejahatan yang bertentangan dengan hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.
Sementara lembaga pengelola zakat dari 10 negara yakni Arab Saudi, Turki, Bosnia, Malaysia, Afrika Selatan, India, Tanzania, Bangladesh, Jordan dan Indonesia, ikut ambil bagian dalam seminar World Zakat Forum (WZF) di Kota Banda Aceh 9-10 Juni 2015.
Menurut seorang peserta seminar, Dr Zaki Fuad, forum seminar WZF telah menggali pengalaman banyak negara dan komunitas Islam dalam pengelolaan zakat, sehinga dapat dirumuskan standar pengelolaan zakat internasional yang dapat dipedomani bersama dan memacu pertumbuhan badan zakat negara dan swasta. “Bahkan, Oktober nanti akan diadakan forum ulama zakat di Malaysia,” katanya.
Dia mengatakan, pengalaman Aceh dalam pengelolaan zakat yang mengedepankan peran negara (pemerintah), dapat ditulis dan dipublikasikan ke dunia internasional, sehingga menjadi inspirasi bagi dunia Islam. Untuk itu, Baitul Mal Aceh harus memperbanyak penulisan, penelitian dan publikasi pengelolaan zakat di Aceh. (Sayed/ifdhal/ Antara/Hidcom)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Bidadari Syurga

GEMA JUMAT, 7 FEBRUARI 2020 Oleh: Nurjannah Usman Engkau bak bidadari Syurga Mengayomi suami tercinta Untuk berpaling hati Tak ada kisah mengharukan Tak ada keikhlasan

Tutup Peluang Bank Konvensional Kembali ke Aceh

Ketua Tim Mubahasah, Dr. Tgk. Helmi Imran dalam paparannya menyebutkan, berdasarkan temuan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki adalah perihal eksistensi Qanun/Pijakan Qanun LKS dimana terjadi ketimpangan antara praktik di lapangan dengan Qanun LKS, dan diharapkan agar praktik bank Syari’ah dapat betul-betul sejalan dengan isi Qanun LK.S

Seumbahyang Limong

Ulon mulai Assalamualaikum Saleum lon sambong wahe syeedara Haba peingat jinoe lon puphon Keu bhah hukom Islam nyang lima Keubit that ceudah sitangke bungong Leumpah

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman