Nasehat Lukmanul Hakim

Gema JUMAT, 29 JULI 2016 “Dan (Ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Lukman : 13) Ada riwayat yang mengatakan bahwa Lukmanul Hakim adalah seorang budak hitam dari Habsyah, hidung dan bibirnya besar. Ada juga … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

H. Basri A. Bakar
H. Basri A. Bakar

Gema JUMAT, 29 JULI 2016
“Dan (Ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Lukman : 13)
Ada riwayat yang mengatakan bahwa Lukmanul Hakim adalah seorang budak hitam dari Habsyah, hidung dan bibirnya besar. Ada juga yang mengatakan ia seorang penggembala ternal dan tukang kayu. Lukman merupakan satu-satunya manusia yang bukan nabi, juga bukan Rasul, namun kisah hidupnya diabadikan bahkan menjadi nama salah satu surah dalam Qur’an. Jamaal ‘Abdul Rahman mengutip pemaparan Al-Qurthubi yang mengatakan bahwa menurut suatu pendapat, Lukman adalah anak laki-laki saudara perempuan Nabi Ayyub a.s yang menikah dengan anak laki-laki adik perempuan ibunya.
Pernah ada seorang lelaki yang memandanginya, maka Lukman berkata : “Jika engkau lihat aku mempunyai sepasang bibir yang tebal lagi kasar, maka sesungguhnya di antara keduanya keluar kata-kata yang lembut, dan jika engkau melihat rupaku hitam, maka sesungguhnya kalbuku putih.”
Di balik keberadaannya yang sederhana, ternyata Lukman sosok manusia bijak, dan hidupnya penuh hikmah. Bentuk hikmah diberikan Allah SWT kepadanya antara lain berupa ilmu, agama, ucapan yang benar, dan kata-kata yang bijak mengandung makna cukup mendalam. Dia memberi fatwa sebelum Nabi Dawud a.s diutus, kemudian ia menghentikan fatwanya. Ketika ditanyakan kepadanya tentang sikapnya itu, dia menjawab : “Tidakkah lebih baik bagiku berhenti memberi fatwa bila telah ada yang menanganinya ?.”
Salah satu nasehat Lukman kepada anaknya : “Anakku, jika makanan telah memenuhi perutmu, maka akan matilah pikiran dan kebijaksanaanmu. Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan badah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati. Padahal hanya dengan hati bersih manusia bisa menikmati lezatnya berdzikir.”
 

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Milad ke-30 Tahun Gema Baiturrahman

Hasil rapat kamiketika itu, menurutsaya sangat penting dan monumental, yaitu kembali menerbitkan Tabloid Gema Baiturrahman dengan format dan layout yang tampilbeda.

RAMADHAN MUBARAK

Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA (Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman) “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum

Kewajiban Memelihara Harta Waqaf

GEMA JUMAT, 20 APRIL2018 Khatib: Dr.Tgk. H. Husni Musannif, Dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh “Bandingan (pahala) orang yang membelanjakan harta mereka pada jalan Allah

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman