Orang Bertakwa tidak Suka Bermusuhan

Gema JUMAT, 24 Juli 2015 Dr. Zaki Fuad Chalil, M.Ag, Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry Apa makna puasa Ramadhan yang baru saja kita lalui? Puasa dia akan senantiasa datang setiap tahunnya, namun pertanyaannya apakah kita masih akan dapat bertemu kembali dan  berpuasa di tahun depan? Untuk itu, marilah kita renungkan … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 24 Juli 2015
Dr. Zaki Fuad Chalil, M.Ag, Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry
Apa makna puasa Ramadhan yang baru saja kita lalui?
Puasa dia akan senantiasa datang setiap tahunnya, namun pertanyaannya apakah kita masih akan dapat bertemu kembali dan  berpuasa di tahun depan? Untuk itu, marilah kita renungkan apa hasil dari pelaksanaan ibadah puasa tahun ini dan hasil berpuasa sepanjang tahun sebelumnya selama ini kita telah berpuasa. Makna utama perintah dan kewajiban berpuasa sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 183, agar kita menjadi orang bertakwa.
Mengapa seruan berpuasa ditujukan kepada orang beriman?
Kalau saja kita mau teliti dan renungkan makna firman Allah SWT, akan ditemukan pengertian mendalam bahwa ibadah puasa itu sesungguhnya hanya diwajibkan kepada orang yang beriman, orang yang tidak beriman tidak perlu berpuasa.  Namun di sisi lain, kita juga dapat mengambil asumsi dari ayat tersebut bahwa dalam pengertian berislam belum tentu di dalamnya meliputi pengetian beriman.
Kita bisa lihat penjelasan Al-Quran dalam surah Al-Hujurat ayat 14, “Karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ketika penyebutan kata Islam dan iman dalam satu kalimat  pada Al-Quran dalam bahasa Arab menyiratkan, bahwa hakikat Islam dan iman sesungguhnya memiliki dimensi  yang berbeda; artinya ada tingkatantingkatan tertentu apakah seseorang sudah dikategorikan beriman atau baru pada tingkatan berislam.
Persoalan kategorisasi ini perlu direnungkan pembedaannya,  agar kita dapat mengevaluasi diri secara kasat mata sudah dilevel mana keberadaan kita dalam kaitannya dengan tujuan berpuasa apakah sudah mencapai sasarannya sebagaimana harapan Allah swt, menjadi orang yang bertaqwa.
Lalu, apa karakteristik orang taqwa sebagai alumni Ramadhan?
Seorang tidak sombong dan berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya pada diri manusia terdapat dorongan dan kecenderungan berlaku tamak.  Potensi ini jika tidak dapat dikendalikan secara baik dan benar akan dapat mengarahkan dan mendorong manusia pada kehancuran, yakni kehancuran moral dan spiritual. Berkaitan dengan ilustrasi ketamakan manusia, amat menarik untuk direnungkan, sebagaimana diingatkan Rasulullah SAW, bahwa ketamakan manusia itu tiada batasnya. Kalau saja diberi satu ladang yang berisi emas, niscaya manusia akan terus mencari ladang emas yang kedua, ketiga dan seterusnya. Hal ini menggambarkan betapa ketamakan manusia itu tidak akan pernah terpenuhi, kecuali kalau dia sudah makan tanah alias mati. Dalam hubungan ini Allah SWT telah mendeskripsikan sifat muttaqin itu sebagaimana tersurat dalam Al-Quran surah Al-Qashsh/28, yang artinya: “Negeri akhirat itu kami jadikan untuk orangorang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di muka bumi.
Dan kesudahan yang baik itu adalah bagi orangorang yang bertakwa. Apa ciri lain seorang muttaqin?
Orang bertakwa tidak sama dengan pendosa. Dalam surah Shad ayat 28 Allah SWT menegaskan, bahwa orang-orang bertakwa itu tidak sama dengan orang muslim yang penuh dengan dosa, karena level keimanan mereka telah mencapai puncak pengabdiannya, sehingga mereka  dalam melaksanakan perintah Allah selalu berorientasi ke masa depan yang lebih baik  walaupun hal itu tidak dapat mereka indera, karena bersifat abstrak.  Inilah  hasil dari pelatihan ruhaniah puasa yang mereka kerjakan selama di dunia ini dengan penuh keyakinan.
Dalam konteks pergaulan sosial, apa sifat seorang muttaqin yang dapat dianggap menonjol?
Orang bertakwa itu tidak suka bermusuhan. Kehidupan keras dan kurang harmonis yang dialami manusia dalam kesehariannya akan mudah menjerumuskan mereka berkonflik. Kadangkala penyulutnya sepele dan secara akal sehat tidak mungkin terjadi, namun kenyataan mudah sekali disulut karena para pelaku ‘akalnya pendek’ dan kalap mata, sementara bagi orang bertakwa tidak akan pernah terjadi, karena pola pikir mereka yang selalu dibimbing wahyu. Kita bisa lihat lebih lanjut quran surah  43 ayat 67.
Apakah seorang muttaqin, juga seorang pemaaf?
Benar. Pemaaf adalag salah satu Sifat orang muttaqin. Pemaaf lebih dekat kepada takwa (QS 2: 237), demikian ditegaskan oleh Allah SWT. Sekiranya pola dan tingkah laku manusia yang telah melaksnakan puasa dapat menjaga diri dengan sifat-sifat orang bertakwa dalam realitas akan terlihat wajah ummat Islam yang sangat harmonis, sesuai tuntunan Allah dalam Al-Quran sebagai ummat yang terbaik yang dibangkitkan Allah SWT ke dunia ini. Namun kenyataan selama ini, belum terlihat setelah Ramadhan berlalu seolah-olah tidak ada korelasi antara puasa dengan  bulan sebelumnya.
Jadi, demikian sifat orang-orang bertakwa yang diinformasikan Al-Quran kepada kita sebagai sebuah prototipe ideal kemanusiaan yang telah keluar dari proses pelatihan ruhaniah yang sengat penting, Ramadhan. Kita berharap, karakter ini berdampak positif terhadap perubahan yang akan terjadi di Aceh pada hari-hari akan datang.

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Tanda-Tanda Islam yang Benar

GEMA JUMAT, 05 MEI 2017 Khatib: Oleh: Tgk. H. Syukri M. Daud Pango, Pimpinan Dayah Raudhatul Hikmah Al-Waliyyah Pango Raya Maka Apakah orang-orang yang dibukakan

Pergub dan Qanun Tak Bertentangan

GEMA JUMAT, 20 APRIL2018 Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Munawar menegaskan, Peraturan Gubernur No. 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat tidaklah bertentangan

Baitul Mal Sebagai Kas Negara

Baitul mal sudah dikenal sejak tahun ke-2 hijriah pemerintahan Islam di Madinah. Berdirinya lembaga ini terkait pembagian harta rampasan Perang Badar. Maka, turunlah surat al-Anfal

Penemu Angka 0

Gema JUMAT,22 JULI 2016 Al Khawarizmi, TokohIslam BerpengaruhDunia Al-Khawarizmiadalahseorangtokoh Islamdunia.Diabanyakmenguasaiilmukhususnyaeksak, sepertiaritmatika, geometri, ilmuhitungdankimia.Pengetahuanbidangsyariah, filsafat, logikadansejarah Islam jugadikuasainya. Algoritma Tentukitaseringmendengaristilahalgoritma, yaituprosedursistematis yang bergunauntukmemecahkanmasalahmatematisdenganlangkah-langkahterbatas. Algoritmadiambildarijulukanalgorismesipenemu, al KhawarizmiberasaldarisebuahnamadaerahKhawarizm,

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman