Rehabilitasi Solusi Bagi Pecandu Narkoba

Gema JUMAT, 20 November 2015 Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia tahun 2015 menargetkan 100.000 penyalahguna narkoba harus menjalani rehabilitasi untuk menghindari bertambahnya tingkat pecandu di Indonesia. Gerakan 100.000 ribu penyalahguna narkoba diberi tugas seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. Menurut Kepala BNN RI, Anang Iskandar, target rehabilitasi akan ditingkatkan setiap tahunnya sesuai arahan Presiden. … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 20 November 2015
Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia tahun 2015 menargetkan 100.000 penyalahguna narkoba harus menjalani rehabilitasi untuk menghindari bertambahnya tingkat pecandu di Indonesia.
Gerakan 100.000 ribu penyalahguna narkoba diberi tugas seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. Menurut Kepala BNN RI, Anang Iskandar, target rehabilitasi akan ditingkatkan setiap tahunnya sesuai arahan Presiden. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika mengamanatkan pengguna narkoba berhak mendapatkan rehabilitasi.
Untuk provinsi Aceh tahun 2015 ini juga mendapatkan jatah yang luar biasa, dari 4,2 juta generasi Aceh, 2.000 orang harus direhabilitasi. Menurut Kepala BNNP Aceh, Kombes Pol Drs Armensyah Thay BNN kepada Serambi (4/11) mengatakan, Provinsi Aceh untuk tahun ini jatah merehabilitasi 2.000 orang pecandu. Sedangkan yang sudah direhab hingga kini sekitar 200 lebih pecandu narkoba.
Merehabilitasi penyalahgunaan narkoba adalah solusi terbaik untuk pemulihan menuju status yang paling memuaskan terhadap pasien yang pernah menderita penyakit mental. Rehabilitasi merupakan usaha untuk memulihkan untuk menjadikan pecandu narkotika hidup sehat jasmaniah dan rohaniah sehingga dapat menyesuaikan dan meningkatkan kembali ketrampilan, pengetahuannya, serta aktifitasnya dalam lingkungan masyarakat. Mereka yang sudah terjebak kedalampenyalahgunaan narkoba merupakan korban yang harus diperhatikan bukan dijauhkan maupun dicemoohkan.
Mereka hanya korban-korban para bandar narkotika yang punya misi untuk meningkatkan ekonominya dan menghancurkan jiwa-jiwa penerus bangsa ini.
Pecandu yang sudah direhabilitasi tidak mungkin lagi sembuh, tetapi hanya ada pulih. Walaupun mereka sudah direhab dan menjalani masa pemulihannya. Tetapi jiwa mereka masih labil, masih mudah terpengaruh bila ada kesempatan untuk menyalahgunakan narkoba kembali.
Oleh karena itu tugas keluarga, teman sebaya maupun masyarakat untuk tetap mengawal pecandu narkoba yang sudah direhabilitasi agar tidak lagi kembali ke perbuatan nista tersebut.
Usaha memulihkan pecandu dari jeratan narkoba adalah usaha terpuji dalam rangka menyelamatkan nyawa sesama ummat manusia. Sementara dalam Al-Quran Allah telah mengatakan, “Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (an- Nisa’: 29) “… dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan …” (al-Baqarah: 195). Itu terbukti larangan dengan menggunakan kata-kata ‘jangan’, berarti jika mereka sudah terjatuh itu kewajiban orang sekitar untuk membantunya bangkit dalam kebinasaan tersebut.
Usaha pemulihan bagi pecandu narkoba, tidak mudah, menghabiskan waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, menghabiskan ekonomi dan kesabaran keluarga dalam menanti kepulihannya. Oleh karena itu, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Karena kalau sudah kecanduan tidak akan mungkin sembuh seperti sediakala lagi. (Jannah)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Mensyukuri Ilmu

Gema-H, 09 Maret 2018 Oleh Dr. Sri Suyanta (Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry) Saudaraku, oleh Allah kita dianugrahi seperangkat alat yang

Masjid Baiturrahman Rumah Keduaku

Gema JUMAT, 10 JUNI 2016   Tgk. H. Syafruddin Miga, SE, Imam Masjid Raya Baiturrahman Usianya sudah renta, fisiknya prima, suaranya masih jelas dan merdu.

Medsos Pengaruhi Kesehatan Jiwa

GEMA JUMAT, 13 OKTOBER 2017 Media sosial seperti instagram, facebook, twitter, youtube, dan sebagainya berkembang sangat pesat. Hampir setiap pengguna ponsel pintar memiliki salah satu

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman