BreakingNews

Sikap Mukmin Terhadap Olok-Olok Kaum Kafi r

Gema JUMAT, 15 April 2016 Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA (Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman) Dan tidaklah ada terhadap orang-orang yang bertaqwa) kepada Allah (pertanggungjawaban terhadap dosa mereka) orangorang yang mengolokolokkan ayat-ayat Allah), tetapi (kewajiban mereka) adalah mengingatkan agar mereka bertaqwa.(QS. alAnam ayat 69) Ayat ini berkaitan dengan prilaku orang-orang kafi r yang … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 15 April 2016
Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA (Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman)
Dan tidaklah ada terhadap orang-orang yang bertaqwa) kepada Allah (pertanggungjawaban terhadap dosa mereka) orangorang yang mengolokolokkan ayat-ayat Allah), tetapi (kewajiban mereka) adalah mengingatkan agar mereka bertaqwa.(QS. alAnam ayat 69)
Ayat ini berkaitan dengan prilaku orang-orang kafi r yang biasanya mengolok-olok ayat-ayat al-Qur’an saat mereka berkumpul yang disebutkan pada ayat sebelumnya. Perkara mengolok-olokkan ayat al-Qur’an adalah perkara yang terus terjadi di kalangan orang-orang kafi r. Mereka berkumpul untuk membicarakan dan mengolok-olok ayat-ayat Allah dan bahkan sangat tidak nyaman bagi kaum muslimin yang minoritas. Pada ayat sebelumnya Allah SWT melarang kaum muslimin untuk bahkan sekedar duduk-duduk bersama mereka.
Kemudian pada ayat ini Allah menyatakan bahwa dosa yang dipikul oleh orang-orang kafi r yang mengolok-olokkan ayat al-Qur’an tersebut tidak menjadi tanggungan orang-orang yang beriman karena olokolok tersebut diucapkan di depan mereka dan selalu terdengar di telinga mereka. Dosa olok-olok tersebut hanya dipikul oleh orang-orang yang mengolok-olok tersebut, hanya saja kepada orang-orang yang beriman diingatkan oleh Allah untuk memperingatkan kepada orang-orang kafi r tersebut bahwa olok-olok tersebut akan mereka tebus dengan dosa dan azab.
Begitulah Maha Pengasih dan Penyayangnya Allah. Allah sangat yang merasa gerah terhadap olok-olok orang-orang kafi r. Mereka berfi kir, bahwa mungkin Allah akan menimpakan kepada mereka azab dan juga terhadap diri mereka, karena membiarkan orang-orang kafi r itu mengolok-olok ayat Allah. Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa kaum muslimin tidak menanggung dosa-dosa mereka.
Marilah kita melihat pada zaman kita sekarang ini. Olok-olok akan mudah sekali disebarkan dengan berbagai media sosial. Banyak situs atau semacamnya yang meremehkan Islam dengan kritikan terhadap berbagai prinsipnya, apakah itu akidah, syariat dan mu’amalah serta akhlak. Banyak situs yang berlomba-lomba menyampaikan kejelekan dan fi tnah terhadap umat Islam dan bahkan Islam itu sendiri. Lalu bagaimanakah sikap kita??
Allah menyatakan, bahwa kita sebagai muslim harus memperingatkan mereka, bahwa olok-olok mereSikap ka itu akan kembali kepada diri mereka berupa dosa dan azab yang akan ditanggung sendiri oleh mereka. Mari kita tunjukkan fakta-fakta sejarah yang telah meninggalkan situs-situs arkeolog yang bertebaran di muka bumi, bagaimana mereka hancur?. Kita dapat satu kesimpulan; bahwa sebagian mereka adalah mengolok-olok Allah dengan berbagai macam cara. Apakah itu penentangan langsung terhadap hukum-hukumNya, atau penentangan terhadap rasul-rasul-Nya, atau penistaan terhadap kaum muslimin dan sebagainya.
Begitulah Allah memperingatkan kepada kita tentang bahaya ‘olok-olok’ dalam agama. Semoga kita dijauhkan dari perkara yang dikategorikan mengolok-olokkan agama. Na’udzubillahi min dzalika.

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Dalail Khairat Kegiatan Positif Remaja

GEMA JUMAT, 11 JANUARI 2019 Bukan rahasia lagi malam minggu dimanfaatkan kaum muda-mudi untuk bersuka ria menghabiskan waktunya. Di jalanan dengan mudahnya bisa dilihat kaum

Boikot Yahudi

GEMA JUMAT, 05 JANUARI 2018 Oleh Murizal Hamzah Gemuruh demo boikot produk Amerika dan Yahudi pada 2017 merebak di mana-mana. Hal ini berkaitan setelah Presiden

HIDUP KREATIF DAN DINAMIS DALAM ISLAM

GEMA JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 Oleh: Dr. H. Muhibbuththabary, M.Ag HIDUP ini sebuah misteri dan penuh rahasia! Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada

Menertibkan Lingkungan Masjid Raya

GEMA JUMAT, 13 APRIL2018 Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Gampong Baro, atau di samping Masjid Raya Baiturrrahman Banda

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman