Surat Terbuka untuk Pemimpin Aceh

Gema JUMAT, 13 November 2015 Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh Yang terhormat Bapak pemimpin Aceh, Saya sebagai salah seorang rakyat Aceh memohon maaf sebelumnya karena kelancangan saya mengirim surat terbuka kepada bapak pemimpin Aceh tercinta. Surat ini sebagai bentuk apresiasi cinta saya sebagai rakyat biasa kepada Bapak pemimpin yang bertanggung jawab kepada rakyat Aceh. Doa dan harapan saya … Read more

...

Tanya Ustadz

Agenda MRB

Gema JUMAT, 13 November 2015
Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh
Yang terhormat Bapak pemimpin Aceh,
Saya sebagai salah seorang rakyat Aceh memohon maaf sebelumnya karena kelancangan saya mengirim surat terbuka kepada bapak pemimpin Aceh tercinta. Surat ini sebagai bentuk apresiasi cinta saya sebagai rakyat biasa kepada Bapak pemimpin yang bertanggung jawab kepada rakyat Aceh. Doa dan harapan saya semoga bapak berada   dalam ridha Allah swt serta sehat wal ‘afi at sehingga dapat terus memberikan yang terbaik terhadap kemajuan Aceh.
Bapak pemimpin Aceh yang terhormat, jutaan rakyat telah memilih anda sebagai pemimpin kami tentunya mengharapkan adanya perubahan dari pemimpin Aceh sebelumnya dan bapak yang tercinta telah berjanji kepada kami rakyat biasa akan memberikan yang terbaik jika terpilih. Janji adalah utang bapak pemimpin yang terhormat. Allah swt akan meminta pertanggung jawaban di yaumil hisab. Dalam sebuah hadits Abdullah bin Umar ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “setiap kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang amir yang mengurus keadaan rakyat adalah pemimpin. Ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin terhadap keluarganya di rumahnya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya. Ia akan diminta pertanggungjawaban tentang hal mereka itu. Seorang hamba adalah pemimpin terhadap harta benda tuannya, ia akan diminta pertanggungjawaban tentang harta tuannya. Ketahuilah, kamu semua adalah pemimpin dan semua akan diminta pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya.
Bapak pemimpin yang terhormat
Kami rakyat kecil hanya berharap kedamaian untuk mencari rezeki, cukup sudah ketidaknyamanan dengan terror terror yang sangat menakutkan. Berharap tidak lagi mendengar suara tembakan dengan dalih mengejar kelompok tertentu yang katanya berulah untuk mencari keadilan. Kami sangat berharap pada masa kepemimpin bapak tidak lagi lahir anak-anak yatim dan istri istri menjadi janda karena orang tuanya meninggal oleh timah panas.
Bapak pemimpin yang terhormat
Kami masih berharap di akhir masa kepemimpinan bapak untuk menjalankan roda pemerintahan yang berlandaskan syari’at. Islam menjadi pijakan dalam setiap keputusan. Menciptakan pemerintah yang bersih, meningkatkan mutu pendidikan rakyat. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas, secara tidak lansung akan melahirkan pribadi-pribadi yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan demikian pemerintahan Aceh tidak perlu lagi mengemis kepada kaum salibi untuk pemberdayaan ekonomi rakyat. Kemandirian di bidang ekonomi memungkinkan rakyat Aceh hidup dalam kemerdekaan untuk bertindak ataupun mengambil kebijakan tanpa perlu campur tangan pihak asing.
Bapak pemimpin yang terhormat
Kami rakyat kecil selalu berdoa untuk kebaikan bapak dalam memberi warna baru bagi masa depan Aceh. Sehingga bapak akan menjadi menjadi pemimpin yang sukses dan dicintai rakyat ketika hidup, dikenang ketika meninggal dan untuk itu kami berharap kepada bapak pemimpin untuk selalu mencontoh gaya kepemimpinan Rasulullah saw. Beliau memiliki sifat Shiddiq artinya benar, Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan wahyu kepada umatnya), dan Fathonah (cerdas). Paduan sifat tersebut melahirkan kepemimpinan yang sangat agung dalam segala aspek kehidupan. Pemimpin Negara, pemimpin pasukan perang, pemimpin yang handal dalam bisnis, dan pemimpin rumah tangga yang selalu dirindui anak istri. Sukses dalam segala bidang. Keengganan pemimpin masa sekarang dalam meneladani Rasulullah menyebabkan kegagalan dalam memimpin. Ketika pikiran terlalu tersita dengan kekuasaan, keluarga berantakan ataupun terlalu memperhatikan keluarga, rakyat terbengkalai.
Bapak pemimpin Aceh yang tercinta
Kami berharap kekuasaan hendaklah kekuasaan jangan diselewengkan untuk kepentingan pribadi, mengumpulkan harta, menindas yang lemas ataupun melegalkan yang tidak legal. Tapi hendaklah kekuasaan menjadi kekuatan yang digunakan untuk mencegah perbuatan mungkar. Memberikan kedamaian bagi semesta dan Aceh damai bukan hanya sebatas tulisan di atas spanduk.
Akhirul kalam, kepada pemimpin Aceh semoga selalu istiqamah dalam menjalankan amanah Allah swt, sehingga selalu menjadi pemimpin yang selalu dicintai dan dikenang oleh rakyat sepanjang masa. Bukannya di akhir jabatan berakhir di penjara. wallahu’aklam Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. (Fauziah Usman Guru MAN Model Banda Aceh)

Dialog

Tafsir dan Hadist

Dinas Syariat Islam

Semangatnya Ibarat Jendral Soedirman

GEMA JUMAT, 21 JULI 2017   Mengenang Almarhum Supian Suri M. Ali Hamzah Komandan Pusat Brigade PII Periode 2015-2017 Komandan Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam

Gubernur Hadiri Wisuda di UIN Ar-Raniry

Banda Aceh (Gema)Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah, menghadiri acara wisuda 967 lulusan dari pelbagai program pendidikan, baik dari Program Diploma III (D-III), Strata 1 (S1),

Ramadhan Bulan Dakwah

Gema JUMAT, 24 JUNI 2016   Oleh H Ameer Hamzah   Berdakwah kepada jalan Allah (amar makruf dan nahi mungkar) adalah tugas semua umat Islam

ORANG YANG DIHARAMKAN MASUK NERAKA

Dari ‘Utsman bin Malik Al Anshary r.a. ia berkata Nabi SAW bersabda : Seorang hamba Allah sesungguhnya yang mengucapkan kalimah La ilaha illallah (Tiada Tuhan

Menuju Islam Khaffah

Tabloid Gema Baiturrahman

Alamat Redaksi:
Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Provinsi Aceh – Indonesia
Kode Pos: 23241

Tabloid Gema Baiturrahman merupakan media komunitas yang diterbitkan oleh UPTD Mesjid Raya Baiturrahman

copyright @acehmarket.id 

Menuju Islam Kaffah

Selamat Datang di
MRB Baiturrahman